Kabar pena Nusantara
Rancabungur, 23 Oktober 2026 — Warga Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, menyampaikan keluhan terkait kerusakan yang terjadi sejak alat berat menuju lokasi proyek perumahan. Kendaraan berat berupa beko dan buldozer tidak melintas berulang kali setiap hari, melainkan hanya dilewatkan pada saat tahap awal persiapan pembangunan menuju lokasi perumahan Rafflesia Puri Arcadia yang dikelola oleh PT. Woodlands Propertiindo Grup. Namun meski hanya dilewatkan pada saat itu saja, dampak yang ditimbulkan langsung terasa.
Jalan kampung yang bukan dirancang untuk menahan beban berat, langsung terlihat rusak. Permukaan jalan retak, pinggiran jalan amblas, dan tanah di sekitar jalur melintas tergerus. Getaran dari kedua alat berat tersebut juga dirasakan hingga ke bangunan warga. Sejumlah rumah warga melaporkan munculnya retakan pada dinding, sementara saluran drainase di sepanjang jalan ikut rusak dan tertimbun tanah.
Warga menyampaikan, meskipun alat berat hanya dilewatkan pada saat mau pembangunan saja, kerusakan yang ditimbulkan nyata dan berdampak langsung pada kenyamanan serta keamanan tempat tinggal mereka.
Pihak pengembang yang diwakili oleh seseorang berinisial S, mantan Kepala Desa Rancabungur, pada awalnya menyampaikan akan bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi. Namun hingga berita ini diterbitkan, janji tersebut belum terealisasi. Warga berharap pihak pengembang segera memperbaiki kerusakan jalan, drainase, dan properti warga sebelum aktivitas pembangunan berlanjut.
"Kami tidak menolak pembangunan. Tapi sekalipun alat berat lewat sekali saja, kalau merusak hak kami, harus ada yang memperbaiki. Jangan biarkan kerusakan dibiarkan begitu saja," ujar perwakilan warga.
Warga meminta kejelasan dan tindakan nyata dari pihak pengembang serta pemangku kepentingan terkait, agar pembangunan dapat berjalan lancar tanpa merugikan warga sekitar.:
RED



Posting Komentar