Kabar pena Nusantara
Klapanunggal, Bogor — Pelaksana proyek penggantian Jembatan Kedep di ruas Jalan Cileungsi–Cibinong, PT Tri Manunggal Karya, menyampaikan permohonan maaf atas kerusakan yang terjadi pada jembatan darurat (jembatan gantung) yang belum dapat difungsikan sebagai akses penyebrangan masyarakat pada Senin pagi, 22 Juni 2026.
Proyek ini, yang merupakan bagian dari penggantian jembatan utama di Km 62+440, semula telah direncanakan menyediakan jembatan sementara bagi pejalan kaki sesuai kesepakatan dengan warga Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, dan Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri. Namun, hujan deras menyebabkan aliran air mengikis fondasi pilon jembatan darurat tersebut, memicu penurunan struktur sehingga jembatan belum bisa digunakan.
Maman Firmansyah, perwakilan PT Tri Manunggal Karya, menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan instansi terkait untuk segera melakukan evaluasi dan perbaikan. “Kami memahami pentingnya akses penyebrangan ini untuk mobilitas masyarakat sehari-hari dan berkomitmen menuntaskan perbaikan secepat mungkin,” ujarnya.
Perusahaan berharap proses pengerjaan dapat segera diselesaikan agar masyarakat dapat kembali menggunakan akses penyebrangan dengan aman dan nyaman, sebagai bagian dari upaya kelancaran aktivitas dan pembangunan infrastruktur strategis di wilayah tersebut.
Pihak pelaksana mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap bersabar selama masa perbaikan berlangsung dan berterima kasih atas pengertian serta dukungan semua pihak.
:Red


Posting Komentar